Mungkin anda sedang bingung mengapa peripheral anda rusak atau mengalami trouble.Tapi anda dapat mengetahui kemungkinannya.Berikut kemungkinan kerusakan pada peripheral.
Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada peripheral yaitu :
Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada peripheral yaitu :
1. Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang
meloncat-loncat secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakan mouse
secara tepat dan presisi. Penyebab : Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling
besar disebabkan karena kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola
tersebut banyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih. Solusi :
Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 900 derajat.
Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol serta sikat
dengan kuas, lalu keringkan. Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga
buah roda. Dua lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen
tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada
gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak
merusak komponen-komponen di dalamnya.
2.Fan pendingin mati
Penyebab : Masalah yang timbul komputer akan cepat panas,
sering hang, reboot dengan sendirinya dikarenakan fan pendingan mati. Solusi :
Memeriksa fan yang terdapat dalam casing komputer apakah kabel power sudah
terpasang dengan baik. Bersihkan kotoran-kotoran yang ada didalamnya. Lepas
penutup poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya gerakan fan tidak ada
hambatan. Jika sambungan kabel power sudah benar dan fan sudah bersih dari
kotoran tetapi masih tetap mati, kemungkinan besar fan rusak.
3. Bunyi fan yang berisik
Penyebab : Masalah yang lain adalah fan terlalu berisik.
Ketika komputer sedang digunakan, suaranya terdengar sangat berisik sehingga
sering mengganggu konsentrasi terhadap pekerjaan. Solusi : Matikan komputer dan
buka casing komputer lalu hidupkan komputer dalam keadaan casing terbuka. Cek
apakah mungkin ada kabel yang menyangkut pada fan. Jika ada kabel yang
menyangkut pada fan, rapikanlah agar tidak mengenai fan.
4. Monitor tidak mau menyala
Penyebab : Pada saat proses booting komputer, tombol
power yang terdapat pada monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan
tidak mau menyala. Solusi : Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON. Jika
lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada monitor maupun yang
ke arah outlet listrik. Pastikan bahwa pemasangan sudah benar. Apabila tetap
tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain. Jika lampu indikator pada
monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang
menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar.
Pastikan sudah terpasang dengan benar. Apabila dengan pengecekan di atas
masalah ini tetap tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board
adapter CRT.
5. Monitor menjadi gelap saat loading windows
Penyebab : Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor
menjadi gelap saat loading windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup
driver untuk monitor tidak tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam
keadaan ON screen display setting, setting frekuensi terlalu tinggi. Solusi :
Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat
komputer loading windows. Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu
pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang
akan ditampilkan oleh windows.
6. Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan
Penyebab : Masalah lain yang bisa terjadi pada monitor
adalah ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan. Terdapat font, ikon, menu
dan semua tampilan pada monitor yang terlalu besar atau malah terlalu kecil.
Hal tersebut di atas berhubungan dengan resolusi monitor yang mungkin terlalu
tinggi ataupun terlalu rendah sesuai dengan selera pengguna. Untuk mengubahnya,
bisa melalui display properties. Solusi : Lakukan klik kanan di sembarang
tempat di desktop. Kemudian akan muncul beberapa menu dan pilihlah Properties.
Maka akan muncul kotak dialog properties.Kemudian pilihlah tab Settings.
Ubahlah resolusi sesuai dengan keinginan dengan memperbesar ataupun memperkecil
nilai yang ada di kotak Screen Area, kemudian klik OK. Dalam mengeset resolusi,
yang harus diperhatikan adalah kompatibilitas resolusi yang didukung oleh VGA
Card dan monitor yang dimiliki. Pemilihan resolusi yang didukung oleh kartu VGA
namun tidak didukung oleh monitor yang dimiliki akan menyebabkan monitor tidak
menampilkan gambar dengan sempurna.
7. Tampilan pada monitor tampak buram
Penyebab : Masalah lain adalah tampilan pada monitor tampak
buram dan kontras warna tidak bisa diatur secara maksimal. Hal itu cukup
mengganggu meskipun secara umum komputer bekerja dengan baik dan tidak banyak
gangguan. Permasalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari
tiga tahun. Solusi : Untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena berhubungan
dengan komponen-komponen elektronika di dalam monitor maka akan lebih baik jika
harus berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Untuk itu perlu dilakukan analisa
sebab musabab dari permasalahan tersebut. Monitor dalam pemakaian lama akan
mengalami pergeseran warna alami menjadi kebiru-biruan, kemerahan,
kekuning-kuningan, atau kehijau-hijauan. Apabila pada setelan nomer muncul
warna-warna tidak alami kemungkinan besar sumber masalahnya adalah pada sirkuit
driver video yang berada di dalam monitor. Sirkuit driver ini memiliki tiga
jalur warna utama yaitu merah, biru, dan hijau. Untuk mengetesnya lakukan
dengan menggunakan osciloscope.Gambar dilayar tampak kuyu dengan kontras warna
yang tidak bisa diatur secara maksimal. Masalahnya disebabkan oleh fosfor pada
tabung katoda, yang berfungsi untuk memancarkan pendaran warna hasil tembakan
sinar elektron yang berenergi tinggi. Untuk mengatasinya hal tersebut dapat
dilakukan hanya dengan mengganti tabung katoda monitor. Apabila warna monitor
yang berganti sendiri ketika monitor dinyalakan dalam jangka waktu lama, besar
kemungkinan diakibatkan pada sirkuit video amplifier. Untuk memperbaikinya
harus membuka casing-nya, lalu mengencangkan sambungan antara board video
amplifier dengan board raster.
8. Monitor seperti berkedip saat digunakan
Penyebab : Pada saat komputer sedang aktif digunakan,
monitor sering berkedip. Kemungkinan yang pertama adalah disebabkan karena
frekuensi gambar pada layar terlalu rendah.Hal tersebut bisa saja terjadi karena
ada masalah dengan setting refresh rate pada komputer. Refresh rate merupakan
kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam satu
detik. Solusi : Pengaturan refresh rate yang tepat akan memberikan kenyamanan
pada mata yang menggunakannya. Monitor yang memiliki refresh rate kecil akan
membuat monitor seperti bergerak dan tidak stabil. Untuk mengatur refresh rate,
gunakan menu Display Porperties seperti pada gambar di atas. Pada tab Setting,
klik button Advanced lalu akan muncul seperti gambar 17 di bawah ini. Dan pilih
tab Monitor. Pada tab tersebut akan ditampilkan pilihan refresh rate yang
diinginkan. Cobalah beberapa refresh rate tersebut untuk mendapatkan pilihan
yang terbaik bagi monitor.
9. Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor
Penyebab : Masalah ini sering disebabkan karena adanya medan
magnet yang dihasilkan dari beberapa piranti elektronik tersebut. Solusi :
Untuk menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang ada pada menu
kontrol monitor. Atau dengan menggunakan magnet yang didekatkan di sudut-sudut
monitor supaya warna kembali normal.
10. Drive mati tidak berputar dan LED tidak menyala
Penyebab : Drive atau kontroller tidak dikonfigurasi secara
tepat dalam BIOS Setup, penyebab lain adalah : • Suplai power atau kabel power
yang buruk. • Kabel data yang buruk. • Drive rusak. • Kontroler rusak. Solusi :
• Ukurlah power pada kabel dengan voltmeter, dan pastikanlah power 12V dan 5V
ke drive. • Gantilah kabel dan diuji ulang. • Gantilah drive dan uji ulang. •
Gantilah kontroler dan uji ulang. Jika kontroler built-in pada motherboard,
disable kontroler tersebut melalui BIOS Stup, instal kontroler card-based, dan
uji ulang atau gantilah seluruh motherboard dan uji ulang.
11. Gagal membaca CD
Solusi : • Periksalah adanya goresan pada permukaan CD. •
Periksalah drive apakah terdapat debu dan kotoran; gunakan CD pembersih. •
Pastikanlah apakah drive tersebut muncul sebagai alat yang dapat bekerja dalam
System Properties. • Cobalah CD yang diyakini dapat digunakan. • Restart
komputer (penyembuh magis untuk semua hal). • Hapus drive dari Device Manager
dalam Windows 9x, ijinkan sistem mendeteksi ulang drive tersebut, dan kemudian
instal ulang driver.
12. Gagal Membaca CD-R, CD-RW Discs pada CD-ROM atau Drive
DVD
Solusi : • Periksa kompatibilitas; beberap drive CD-ROM 1x
yang sangat tua tida dapat membaca media CD-R. Gantilah drive tersebut dengan
model yang lebih baru, lebih cepat, dan lebih murah. • Banyak drive DVD model
awal tidak dapat membaca media CD-R dan CD-RW; periksa kekompatibilitasnya. •
Drive CD-ROM harus MultiRed compatible untuk dapat membaca CD-RW karena
pemantulan media yang lebih rendah; gantilah drive tersebut. • Jika beberapa
CD-R dapat dibaca tetapi yang lain tidak, periksalah kombinasi warna media
untuk melihat apakah kombinasi warna dapat bekerja lebih baik dari yang lain;
gunakan merek media yang lain.
13. Harddisk terdeteksi di bios tetapi tidak bisa
digunakan
Penyebab : Firmware dari harddisk tersebut bermasalah.
Solusi : Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri
nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari
website merk harddisk tersebut.
14. Monitor menjadi gelap saat loading windows
Penyebab : Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor
menjadi gelap saat loading windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup
driver untuk monitor tidak tepat. Yang sering terjadi adalah karena dalam
keadaan ON screen display setting, setting frekuensi terlalu tinggi. Solusi : •
booting windows dalam keadaan safe mode
dengan cara menekan F8 Lakukan
saat komputer loading windows. • Lakukan instalasi ulang driver VGA Setelah itu pilih jenis monitor yang cocok
yang akan menentukan Card.
frekuensi maksimal yang akan ditampilkan oleh windows.
15. Harddisk tidak terdeteksi di bios dan tidak bisa
digunakan
Penyebab : Kerusakan aliran arus listrik pada harddisk. IC
pada motherboard harddisk rusak. Solusi : • Mengecek arus listrik yg mengalir
ke harddisk. • Mengganti IC pada mainboard Harddisk. • Buka Penutup Cover
harddisk dan cek posisi Head harddisk. • Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa
dikanibal dengan harddisk yang lain dengan kerusakan berbeda, bisa dengan cara
mengganti motherboardnya atau mengambil IC nya.

0 komentar:
Posting Komentar